setelah pertemuan di perlombaan saat itu, aku tidak pernah lagi berjumpa denganmu. aku bahkan mulai melupakan semua tentang kebetulan-kebetulan itu.
bukan karena aku sudah tidak menginginkanmu lagi, atau tidak memikirkanmu lagi. tetapi saat itu dunia mengalami perubahan yang luar biasa. aku terlena dengan tagline dirumah aja, sampai aku lupa dengan teman-teman.
dengan perubahan terusebut, manusia tetap harus melanjutkan kehidupannya. akupun juga begitu, aku memutuskan untuk ambil kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). kata mamah dan papah UPI adalah kampus yang bagus. benar kata mereka, UPI kampus yang bagus, karena dengan masuk UPI akhirnta aku bisa meneruskan kebetulan yang sering terjadiπ« π«
singkat cerita aku dan kamu kembali bertemu, dilanjutab ospek yang diadakan oleh Universitas. aku kurang tahu apakah kamu masih mengingatku atau tidak, yang pasti aku ingin lebih dekat denganmu, aku tak mauu kembali gagal mendapatkanmu dikarenakan aku yang terlalu banyak menyianyiakan waktu kebetulan yang telah banyak berlalu.
berawal dari seringnya membahas perkuliahan, curhat tentang pasangan yang menyebalkan, berakhir menjadi hts yang berujung tahunan hahahaa. tapii harus aku akui, kamu adalah wanita terbaik yang tuhan ciptakan. kamu yang paling bisa sabar menghadapi aku dari dulu hingga kini. karena memang aku ini gaa jelassπ« π©
Komentar
Posting Komentar